KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Langkah Mudah Cegah Amputasi Kaki Pasien Diabetes: Pakai Sandal di Rumah

Share this history on :

Rifan Financindo Berjangka Semarang - Amputasi kaki merupakan salah satu komplikasi yang paling sering muncul pada pasien diabetes. Untuk meminimalkan risiko ini, ada cara mudah yang bisa dilakukan pasien, yakni menggunakan alas kaki di rumah.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah Jakarta, dr Wismandari Wisnu, SpPD-KEMD, FINASIM, atau dr Wisma, perawatan kaki merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan pasien diabetes. Sayangnya, hal ini masih sering terlupakan. "Yakinkan pasien untuk selalu memakai alas kaki yang tepat di manapun berada, termasuk di dalam rumah," ujar dr Wisma.

Alas kaki yang dimaksud misalnya adalah sandal dengan alas yang tidak licin dan cukup tebal, sehingga meminimalkan risiko pasien terluka. Hindari penggunaan alas kaki seperti kaus kaki, karena tidak cukup untuk melindungi kaki pasien.

"Kasus risiko amputasi akibat luka karena tidak memakai alas kaki cukup banyak, saya sendiri punya 3-4 pasien yang mengalami hal ini," tutur dr Wisma dalam diskusi media di Plaza Senayan, Jakarta.

Dokter yang juga praktik di RS Cipto Mangunkusumo ini menceritakan, bahkan ada pasiennya yang luka di kaki akibat digigit tikus. Namun luka tersebut tak bisa dirasakan oleh si pasien.

Luka di kaki pada pasien diabetes akibat tidak menggunakan alas kaki yang juga sering terjadi adalah terkena beling atau kuku yang terlepas. Jika kondisinya seperti ini, dr Wisma menyarankan pasien segera dibawa ke rumah sakit.

"Karena kan mungkin butuh jahitan. Jangan diteteskan atau diberi daun macam-macam ya luka yang seperti ini. Bersihkan dengan air dingin bersih yang mengalir, jangan air hangat," pesan dr Wisma.

Jika luka diberikan aliran air yang dingin, maka pendarahan akan lebih cepat berhenti. Sebaliknya, jika diberikan aliran air yang hangat maka pembuluh darah justru akan terbuka dan darah semakin banyak yang keluar. Setelah itu, tekan sebisa mungkin pendarahan dan segera ke rumah sakit.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.