KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Selain ucapan belasungkawa, berbagai komentar juga mewarnai kabar meninggalnya seorang dokter anestesi saat piket Lebaran. Banyak yang meyakini, dr Stefanus Taofik, SpAn mengalami overworked.

Di media sosial (medsos), kabar tersebut antara lain disebarkan oleh akun @blogdokter di twitter. Disebutkan, sang dokter meregang nyawa karena jaga 4 hari berturut-turut di 3 rumah sakit untuk memberi kesempatan seniornya berlebaran.

Detail informasi tentang hal itu memang masih simpang siur. Informasi lain menyebut dr Stefanus bekerja 3 hari berturut-turut, dan bahkan ada pula yang menyebut 5 hari berturut-turut.

Sekjen Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi mengatakan, tuntutan kerja seorang dokter anestesi memang sangat tinggi. Mereka harus siap bertugas kapan saja, sehingga di setiap rumah sakit selalu disediakan ruang jaga di ruang operasi.

"Harus siap 24 jam," kata dr Adib saat dihubungi detikHealth, Rabu (28/6/2017).

Apakah penyebab meninggalnya dr Stefanus memang karena overwork, dr Adib menyebut IDI masih mengumpulkan informasi. Tidak menutup kemungkinan, ada riwayat tertentu yang meningkatkan risiko kematian mendadak.

Terlepas dari hal itu, dr Adib menyebut perlunya ada standarisasi beban kerja. Menggantikan senior untuk tugas jaga, diakuinya kadang-kadang memang sering dilakukan para dokter muda. Walaupun menyenangkan, batas kemampuan fisik tetap harus diperhitungkan.

Kondisi Hamdan ATT semakin membaik. Bahkan pedangdut berusia 71 tahun itu itu sudah boleh dipindah ke ruang perawatan. Saat sebelum dipindahkan ke ruang perawatan, putri pedangdut senior yang lainnya, Aza, mengatakan ada pantangan yaitu Hamdan tak boleh makan nasi.

"Pantangan sekarang sih tadi terakhir dengar dari mama, katanya cuma nggak boleh makan nasi aja sih. Udah itu aja. (Alasannya mengapa) kurang ngerti saya karena nggak sempat tanya-tanya sama mama," kata Aza seperti dikutip dari detikHot.

Menanggapi hal ini, dr Muhammad Rhadian Arief, SpBS atau akrab disapa dr Andra dari RS Medistra menjelaskan sebenarnya tidak spesifik bahwa nasi menjadi pantangan. Namun untuk mencegah stroke maka harus menghilangkan dan meminimalkan faktor-faktor risikonya.

Lanjut dr Andra, nasi yang dikonsumsi mengandung karbohidrat kompleks tak jenuh yang sangat mudah meningkatkan kadar gula darah dalam darah dan juga mudah diubah menjadi lemak. Karena itu, stroke rentan terjadi pada orang-orang yang memiliki diabetes, obesitas, hipertensi serta hiperkolesterol.

"Ini nantinya yang akan meningkatkan kejadian penyakit diabetes dan hiperkolesterol dan obesitas. Yang pada akhirnya rentan menjadi stroke," jelas dr Andra.

"Jadi sebenarnya bukan hanya nasi saja yang harus hati-hati kita konsumsi. Tapi makanan-makanan lainnya yang tinggi kadar lemak dan karbohidrat tidak baik," tambahnya.

Lain cerita jika pasien masih belum sadar, sebab pasien yang tidak sadar rentan tersedak sehingga pemberian makanan apapun harus hati-hati.

"Kalau memang sadar penuh maka sebaiknya makan secara biasa. Namun harus dinilai juga kemampuan menelannya harus baik,"

Sependapat dengan dr Andra, dr Frandy Susatia, SpS, dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk pun mengatakan pasien tidak boleh makan nasi lantaran kesadarannya belum total sehingga pasien dipasangkan selang nasogastric tube (NGT) agar tidak tersedak.

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO -SEMARANG, Jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih didominasi kendaraan yang akan berwisata ke wilayah Garut, Tasikmalaya dan sekitarnya.

"Arus lalu lintas dari arah Nagreg menuju Limbangan arah Malangbong dan Leles arah Garut kota ramai lancar, antrean kendaraan masih terjadi dan didominasi kendaraan yang akan berwisata," kata KBO Satlantas Polres Bandung Iptu Kiki Hartaki saat dihubungi detikcom, Selasa (27/6/2017).

Kiki menyebutkan, menurut pantauannya hingga pukul 10.00 WIB, antrean kendaraan dari kedua arah tersebut sudah mencapai Pos Tangan Nagreg.

"Arah Malangbong, kepala di Limbangan ekor di Pos Tangan, begitupun arah Garut kota kepala di Leles ekor di Pos Tangan," ujar Kiki.

Kiki mengungkapkan, tidak hanya didominasi kendaraan dari arah timur ke barat (Bandung-Garut) saja, sebaliknya kendaraan dari arah Garut menuju Bandung (arus balik) sudah mulai.

"Meski belum terlalu nampak sekali, tapi sudah ada pemudik yang kembali ke Jakarta," ungkapnya.

Bagi pemudik yang akan kembali ke Ibu Kota saat melimtasi Lingkar Nagreg harus tertap berhati-hati. Terjadi penyempitan jalan (bottle neck) arah Limbangan dan Garut kota dari satu lajur menjadi empat lajur.

"Saat masuk Lingkar Nagreg jalannya luas dan bagus. Kami harap kepada pengendara untuk tetap menjaga kecepatan karena manuver kecepatan di jalan tersebut rawan kecelakaan lalu lintas," imbaunya.

Lokasi ruas Jalan Raya Lingkar Nagreg memang rawan kecelakaan. Kiky mengimbau agar pengendara tidak mengebut dan tetap berhati-hati di jalan.

"Dari Garut kota atau Limbangan satu lajur masuk ke Lingkar Nagreg otimatis orang tancap gas dengan kecepatan tinggi. Harus berhati-hati pas masuk Lingkar Nagreg terutama dalam pengaturan kecepatan," pungkasnya.

Polres Bandung tidak merekomendasikan pengendara atau wisatawan yang memiliki tujuan Garut, Tasikmalaya untuk menggunakan jalur alternatif Cijapati dan Lingkar Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Alasannya jalur itu dianggap rawan bagi pengendara yang belum pernah melintas.

"Sampai saat ini belum ada pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif. Kendaraan masih diarahkan untuk menggunakan jalur utama Nagreg," kata KBO Satlantas Polres Bandung, Iptu Kiki Hartaki saat dihubungi detikcom, Selasa (27/6/2017).

Jalur Cijapati dan Lingkar Kamojang menurut Kiki biasanya dipilih menjadi jalur alternatif yang sudah memahami jalur. 

"Pengendara yang melintasi jalur tersebut harus menguasai dan memahami jalur. Kami tidak ada rekomendasi pengalihan arus ke sana. Itu hanya orang tertentu yang mengetahui jalur itu. Jika akan melintasi jalur tersebut persiapkan kendaraan termasuk jaga konsentrasi di sana (saat melintasi jalur)," sambungnya.

Dari pantauan detikcom, dua jalur alternatif tersebut memiliki kontur jalan naik turun, berkelok dan memiliki banyak tikungan. Namun jalur ini kerap digunakan masyarakat untuk menghindari antrean kendaraan yang terjadi di jalur selatan Nagreg.

Jalur alternatif Lingkar Kamojang bisa ditempuh dari pintu keluar Gerbang Tol (GT) Cileuny mengarah ke Rancaekek tembus Majalaya. Di pusat kota Majalaya, pengendara melaju ke arah Kecamatan Ibun dan memasuki kawasan Lingkar Kamojojang hingga tembus ke Samarang Garut.

Selain itu, jika akan menggunakan jalur alternatif Cijapati dari exit GT Cileunyi, ambil arah Cicalengka masuk ke Cikancung di pertigaan SPBU Ciruluk belok kiri Anda masuk jalur Cijapati dan keluar Kadungora Garut.

Sedangkan pengendara yang memiliki tujuan Tasikmalaya dari GT Cileunyi dapat menempuh jalur Cimanggung. Pengendara bisa melewati jalan Cileunyi-Rancaekek dan belok kiri di pertigaan Parakanmuncang dan keluar di Tanjungsari. Selanjutnya menempuh perjalanan ke arah Wado hingga sampai di di Malangbong Garut dan lanjut ke arah Tasikmalaya.

"Kami imbau kepada pengendara yang melintasi jalur tengah Sumedang untuk berhati-hati terutama saat melintasi Kawasan Cadas Pangeran. Bila hujan kondisi jalan akan licin," kata Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata terpisah.

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Kepadatan volume kendaraan di Tol Cikampek, memasuki hari kedua Lebaran, berangsur menurun pagi ini. Petugas Call Center Jasa Marga, Widodo, mengatakan tersendatnya arus kendaraan yang semula terjadi sejak KM 25, kini bergeser ke KM 31.

"Ada penguraian volume kendaraan. Yang tadinya macet dari KM 25, sekarang ekor kendaraan terpantau mulai dari KM 31," jelas Widodo ketika dihubungi detikcom, Senin (26/6/2017).

Sementara itu dua rest area di Tol Cikampek, yaitu rest area KM 39 dan 57 masih jadi terpantau padat kendaraan. Keluar-masuk kendaraan di rest area membuat lalu lintas tersendat.

"Masih ada kepadatan di Cikarang Barat hingga rest area KM 39, lalu mendekati rest area KM 57," ujar Widodo.

Ia menambahkan, situasi lalu lintas Jakarta arah Cikampek, selepas rest area, ramai lancar. "Selepasnya ramai lancar kembali," tambahnya. 

 Pengendara termasuk pemudik memilih jalur alternatif untuk menghindari jalan utama yang kerap macet parah. Hanya saja, jalur alternatif pun tak selalu lancar. 

Jalur alternatif Surabaya menuju Kediri atau Tulung Agung misalnya. Pengemudi harus bersabar karena kecepatan kendaraan tak bisa dipacu kencang. 

Laporan dari kontributor pasangmata, Arief Kinarno, Senin (26/6/2017) sekitar pukul 10.45 WIB, jalur alternatif dari Surabaya ke Kediri terpantau macet. Ia berada di jalur alternatif yang melewati Kecamatan Pare, Kediri. 

"Ini kendaraan yang menghindari macet di jalur utama Kertosono," ujar Arief saat dikonfirmasi. 

Arief sendiri melintas di arah sebaliknya. Ia bertolak dari Blitar menuju arah Surabaya. 

Selain jalur alternatif pemudik, jalur tersebut juga menjadi jalur warga setempat menuju lokasi wisata. Ada wisata Gunung Kelud dan taman hiburan di sekitar lokasi yang kerap jadi tujuan wisatawan lokal. 

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Sebuah ransomware menyerang lebih dari 153 server Linux milik sebuah perusahaan hosting situs web asal Korea Selatan. Dan si korban setuju untuk membayar uang tebusan senilai USD 1 juta atau sekitar Rp 13,3 miliar (USD 1 = Rp. 13.300).

Perusahaan hosting situs web itu bernama Nayana, dan lebih dari 3,400 situs yang dipasang melalui jasa perusahaan mereka itu tak bisa diakses karena serangan ransomware. Awalnya, uang tebusan yang harus dibayar mencapai USD 1,62 juta, atau sekitar 550 bitoin.

Namun Nayana bisa bernegosiasi sehingga uang tebusannya diturunkan menjadi USD 1 juta atau setara dengan 397 bitcoin. Bisa dibilang, serangan ransomware ini adalah serangan dengan uang tebusan yang paling tinggi.

Sebagai perbandingan, WannaCry yang bikin heboh sebulan lalu sukses menyerang sekitar 200 ribu komputer di 150 negara, dan ransomware itu hanya menghasilkan uang tebusan sekitar USD 127 ribu.

Dibanding 2015-2016, pada 2017 ini uang tebusan ransomware memang sudah melonjak tiga kali lipat. Namun angkanya belum sefantastis uang tebusan yang harus dibayarkan oleh Nayana, karena sebuah serangan ransomware tunggal dengan tebusan tertinggi tercatat hanya berada di angka USD 28 ribu.

Selain berhasil bernegosiasi untuk menurunkan uang tebusan, Nayana juga bisa meminta agar uang tebusan itu bisa dicicil sebanyak tiga kali. Sampai saat ini, mereka sudah membayar dua pertiga dari total uang tebusan itu.

"Ini sangat bikin frustrasi dan susah, namun saya benar-benar sudah melakukan yang terbaik dan saya akan berusaha keras untuk memastikan kalau server-server tersebut akan normal kembali," tulis seorang admin Nayana melalui postingan blognya.

Ransomware yang menyerang Nayana dikenal sebagai Erebus, yang menjadikan server berbasis Linux sebagai targetnya. Ransomware ini pertama muncul pada September lalu melalui iklan di situs web, dan kembali muncul pada Februari lalu.

Peneliti dari McAfee mengungkap sebuah malware yang disebut masih bisa aktif meski ketika statusnya telah dihapus dari komputer.

Malware yang dimaksud diketahui bernama Qakbot, ada juga yang meyebutnya sebagai Pinkslipbot adalah sejenis trojan perbankan yang pertama kali terdeteksi pada tahun 2007 lalu. Trojan jenis ini sejatinya sudah bisa diantisipasi oleh antivirus yang ada, dan bisa dihapus.

Tapi peneliti McAfee menemukan kalau Qakbot telah berevolusi. Meski ketika berhasil dihapus oleh antivitus, malware ini ternyata masih bisa tetap aktif.

Jadi ketika Qakbot telah berhasil menginfeksi sebuah perangkat, praktis fungsi dari malware tersebut akan selalu aktif. Bahkan ketika antivirus telah menghapus malware-nya sendiri.

Ketika ini terjadi, perangkat yang terinfeksi tetap bisamemata-matai data pengguna, juga melakukan aktivitas jahat yang mengincar server ataupun perangkat-perangkat dalam jaringan.

Lebih lanjut, peneliti McAfee juga menjelaskan kalau jenis baru trojan perbankan ini sekarang pun bisa mencuri data finansial pengguna lewat keylogger. Termasuk men-download program jahat ke dalam komputer lewat celah yang berhasil dieksploitasi.

Dikutip dari Tech Viral, Jumat (23/6/2017), sejauh ini disebut-sebut sudah ada 500 ribu komputer yang terinfeksi malware tersebut. Rata-rata data yang diincar adalah kartu kredit, data kredensial perbankan online, password email, nomor sosial, sertifikat digital, dan lain-lain.

Pihak McAfee mengaku belum mengetahui bagaimana cara malware tersebut yang bisa mengubah PC yang terinfeksi menjadi server proxy yang bisa dikontrol. Tapi produsen antivirus ini telah merilis sebuah tool yang bisa membersihkan komputer yang terinfeksi secara tuntas. 

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANG,  Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan sang istri Lily Maddari telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Keduanya ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dari pihak swasta terkait proyek jalan di Bengkulu.
Jumlah nilai suap yang diberikan, hingga kini belum dijelaskan detail oleh KPK.
Penetapan tersangka itu merupakan hasil pemeriksaan intensif dan gelar perkara pasca Oprasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (20/6/2017) pagi.
Selain pasutri tersebut, KPK juga menetapkan dua orang asal swasta yakni Bos PT RDS sekaligus Bendahara DPD Partai Golkar Bengkulu, Rico Diansari alias Rico Can dan Bos PT Statika Joni Wijaya alias Joni Statika sebagai tersangka.
Pagi tadi, keempat tersangka telah resmi ditahan. Gubernur Ridwan ditahan di rutan Guntur, sang istri di rutan KPK, gedung lama, Rico Diansari ditahan di Rutan Polres Jakpus dan Joni Wijaya ditahan di Rutan Cipinang.
KPK sendiri hingga siang ini belum memberikan keterangan resmi perihal penetapan tersangka maupun perkara suap tersebut. Empat orang tersangka itu merupakan bagian dari lima orang yang diamankan saat OTT di Bengkulu.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan bahwa pihaknya telah meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka.
Tapi Febri enggan menjelaskannya lebih rinci. Menurut Febri, keterangan resmi akan disampaikan dalam jumpa pers yang akan digelar siang nanti.
"Nanti kita umumkan siapa saja yang jadi tersangka dari lima orang tersebut. Tidak semua jadi tersangka," ucap Febri.
Febri menambahkan para tersangka di kasus ini sudah dijebeloskan ke rutan terpisah usai merampungkan pemeriksaan sekitar pukul 07.00 WIB.
"Sebagian dari pihak yang diamankan dari OTT di Bengkulu kemarin dibawa ke tahanan pagi ini," tambah Febri. 
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti memilih bertanggungjawab atas operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek pembangunan jalan di Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2017. Ia pun memohon maaf kepada rakyat Bengkulu atas kekhilafan sang istri, Lily Martiani Maddari.
"Ya, mohon maaflah. Saya harus bertanggungjawab terhadap kekhilafan istri," ujar Ridwan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Rabu (21/6).
Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Ridwan dan istrinya, Lily Martiani Maddari serta dua pengusaha Jhoni Wijaya (Dirut PT SMS) dan Rico Dian Sari.
Untuk diketahui, uang sebesar Rp 1 miliar diduga diterima Lili di kediamannya di kawasan Sidomulyo, Bengkulu.
Istri Gubernur Bengkulu Lily Martiani Maddari yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dikawal petugas saat digelandang ke gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/6/2017). KPK mengamankan lima orang diantaranya Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, Istri Gubernur Bengkulu Lily Martiani Maddari dan tiga orang dari pihak swasta (pemberi suap). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Istri Gubernur Bengkulu Lily Martiani Maddari yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dikawal petugas saat digelandang ke gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/6/2017). KPK mengamankan lima orang diantaranya Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, Istri Gubernur Bengkulu Lily Martiani Maddari dan tiga orang dari pihak swasta (pemberi suap). 
Sementara Rico Dian Sari yang merupakan Bendahara DPD Golkar Provinsi Bengkulu langsung ditangkap KPK setelah menyerahkan uang dalam kardus. Uang suap diduga diberikan PT SMS selaku pemenang proyek. Dua proyek jalan tersebut berada di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
"Diduga pemberian uang terkait dengan fee proyek yang dimenangkan oleh PT SMS di Provinsi Bengkulu," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Rabu.
"Jadi dua proyek di Kabupaten Rejang Lebong itu proyek pembangunan peningkatan jalan TES-Muara Aman dan proyek pembangunan peningkatan jalan Curug Air Dingin Kabupaten Rejang Lebong," tambah Alex. Menurutnya Lili merupakan perantara suap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti.
Ridwan, melalui istrinya, meminta agar fee dari Direktur PT Statika Mitra Sarana (PT SMS) Jhoni Wijaya diserahkan melalui pengusaha bernama Rico Dian Sari. Rico disebut sudah lama mengenal istri Gubernur Bengkulu.
"Dari Rico baru diserahkan ke istri Gubernur. Itu semua atas sepengetahuan gubernur," kata Alex.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, uang Rp 1 miliar tersebut merupakan pemberian dari Direktur PT Statika Mitra Sarana (PT SMS) Jhoni Wijaya.
Uang suap tersebut merupakan bagian dari total komitmen fee suap senilai Rp 4,7 miliar untuk Ridwan terkait proyek pembangunan jalan di Bengkulu.
Saut mengemukakan, uang berupa pecahan rupiah Rp 100.000 sudah sempat disimpan dalam brankas rumah. KPK sempat memperlihatkan barang bukti uang tersebut.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Ridwan dan istrinya, serta Jhoni Wijaya dan Rico Dian Sari. Keempatnya ditahan di rutan berbeda.
Sebagai pihak yang diduga pemberi suap, Jhoni disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Sementara, pihak yang diduga sebagai penerima suap, yakni Ridwan, Lili dan Rico, disangkakan pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Mundur
Selain meminta maaf, Ridwan Mukti yang juga Politisi Partai Golkarmengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur Bengkulu. Dia juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu.
"Dengan kesempatan ini saya mengundurkan diri dari Ketua DPD Partai Golkar dan sekaligus juga mengundurkan diri juga dari gubernur," ujar Ridwan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo masih menunggu surat keputuan resmi dari KPK terkait status hukum Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti. Surat resmi dari KPK itu diperlukan untuk proses pemberhentian Ridwan. Menurut Tjahjo, pengunduran diri seorang gubernur tak bisa hanya melalui pemberitaan di media.
"Prinsipnya Kemendagri menunggu pernyataan resmi dari KPKterkait statusnya sekarang, dasar keputusan resmi KPK. Baru Mendagri ambil keputusan selanjutnya, bisa menunjuk pelaksana tugas (Plt) gubernur, atau wagubnya," kata Tjahjo melalui keterangan tertulis.
Ia mengatakan, penunjukan Plt atau tidak bergantung pada keputusan resmi dari KPK. Jika tersangka ditahan maka akan ada penunjukan Plt. Bila tidak ditahan, maka tak perlu menunjuk Plt.
Ia pun mencontohkan kasus mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Saat itu Ahok tidak diganti Plt ketika berstatus tersangka karena tidak ditahan. Namun begitu ditahan Kemendagri langsung menunjuk Plt.
"Surat resmi penting sebagai dasar keputusan selanjutnya, tidak bisa katanya dan disampaikan ke pers. Penunjukan atau pelantikan sebagai gubernur melalui Keppres (Keputusan Presiden). Dasar pemberhentian juga harus ada karena Keppres," lanjut dia. 

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO - SEMARANG,  Sejak tahun lalu, pemerintah gencar menyeleksi penerima subsidi listrik pada rumah tangga dengan daya 900 VA. Dari total 59 juta pelanggan rumah tangga PLN saat ini, jumlah penerima subsidinya ditargetkan hanya 27,3 juta pelanggan.

Jumlah tersebut akan turun drastis dibandingkan penerima subsidi di 2016 yang mencapai 46,3 juta pelanggan. Artinya, hanya dalam waktu setahun, akan ada 19 juta pelanggan 900 VA yang sudah dicabut subsidinya, sehingga harus membayar konsumsi setrum dengan tarif normal.

Kementerian ESDM dalam bahan bertajuk #ListrikRakyatMiskinTidakNaik, Selasa (20/6/2017) menyebut, sebelumnya sebanyak 79% rumah tangga diberikan subsidi. Padahal 32% di antaranya adalah rumah tangga mampu.

Sekarang, masih ada 46% rumah tangga yang disubsidi, dan seluruhnya adalah rumah tangga tak mampu. Sementara untuk pelanggan rumah tangga yang tak disubsidi di 2016 tercatat sebanyak 12,7 juta pelanggan atau 21%. Namun kemudian di tahun ini jumlahnya akan membengkak menjadi 31,7 juta, atau menjadi 54% dari total pelanggan rumah tangga PLN, seiring semakin berkurangnya jumlah pelanggan yang disubsidi.

Pencabutan subsidi pada jutaan pelanggaan 900 VA ini didaasarkan atas dasar data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Seperti diketahui, penyeleksian rumah tangga tak mampu dilakukan mulai 1 Januari 2017 sesuai dengan Nota Keuangan dan RAPBN 2017. Yang kemudian dalam rapat kerja pemerintah dengan Komisi VII DPR, disepakati pencabutan subsidi pelanggan 900 KV mampu yang dilakukan bertahap.

Payung hukumnya yakni UU Nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan. Di mana di pasal 4 menyebutkan untuk penyediaan tenaga listrik, pemerintah dan pemda menyediakan dana untuk kelompok masyarakat tak mampu.

Kemudian di pasal selanjutnya, yakni pasal 34 ayat 1 menyebutkan pemerintah sesuai dengan kewenangannya menetapkan tarif tenaga listrik untuk konsumen dengan persetujuan DPR. 

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara bertahap bakal mencabut subsidi listik pelanggan rumah tangga 900 KV yang dianggap mampu. Total ada 19 juta pelanggan PLN yang diidentifikasi tak layak menerima subsidi listrik.

Seperti dikutip dari data Kementerian ESDM, Selasa (21/6/2017), alokasi subsidi listrik pada APBN 2017 ditetapkan sebesar Rp 44,98 triliun. Namun jika tak dilakukan upaya pencabutan subsidi pada pelanggan 900 KV golongan mampu, maka subsidi listrik bisa membengkak menjadi Rp 70,63 triliun.

Atau dengan kata lain, penyeleksian penerima subsidi listrik pelanggan 900 KV, membuat pemerintah bisa mengirit anggaran Rp 25,65 trilun.

Dalam penganggaran subsisi listrik sebesar Rp 44,98 triliun tahun ini, dialokasikan untuk subsidi listrik pelanggan 450 KV sebesar 23,94 triliun, pelanggan 900 KV sebesar Rp 11,76 triliun, dan sisanya untuk golongan industri.

Pada tahun 2016, realisasi subsidi listrik sebesar Rp 58,04 triliun. Penurunan subsidi di sektor energi ini diharapkan akan konversikan ke belanja negara yang lebih produktif yang meliputi pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.