KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |
BKPM: Ada Peluang RI dalam Perang Dagang AS-China
Rifan Financindo — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebut kondisi ekonomi Indonesia yang berbeda dengan negara berkembang lainnya, seperti Turki dan Argentina, menciptakan peluang besar dalam perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China.
Nilai tukar, misalnya. Kejatuhan mata uang Rupiah terhadap dolar AS tak sebesar Turki dan Argentina. Diketahui, rupiah turun sekitar 10 persen. Sedangkan kedua negara lain yang disebutkan mencapai 30 persen.
“Ini menjadi peluang untuk men-diferensiasi (membedakan) dengan negara lain yang tidak se-reformis dan berkembang seperti Indonesia,” ujarnya, Selasa (18/9).
Menurut dia, nyaris seluruh lembaga riset internasional mengungkap ekonomi Indonesia cukup stabil karena pemerintah dinilai mampu mengelola anggaran secara konservatif.
Faktor-faktor tersebut di atas, Lembong menuturkan menjadi peluang Indonesia untuk memanfaatkan situasi perang dagang AS dan China. Misalnya, dengan menarik lebih banyak investor.
Peluang itu bisa diperoleh melalui berbagai kesempatan, termasuk memanfaatkan momen forum tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 nanti. Pada gelaran tersebut, banyak investor dan pelaku ekonomi dunia yang datang.
“Oktober dan November ini intensif sekali dengan agenda internasional. Setelah IMF, bulan berikutnya, siklus Asian Summits. Jadi, ini hanya bicara strategi dan taktik komunikasi untuk mencoba mengangkat pasar terhadap rupiah,” terang dia.
Khusus IMF, pemerintah fokus mengembangkan sektor pariwisata. Harap maklum, sektor pariwisata disebut masih menjadi tiga penyumbang devisa terbesar untuk neraca RI. (dau/bir)
Sumber : CNN Indonesia

5d4049dc-7590-4da9-b7cc-6f7f20cb3747_169
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Maraknya warganet yang mulai kembali bernostalgia dengan momen-momen yang diabadikan di Path, bisa menimbulkan rasa baper bahkan sensasi kehilangan yang cukup terasa bagi para penggunanya.
Apakah Path tutup bisa memengaruhi kesehatan jiwa penggunanya? Menurut psikiater dari RS Jiwa Dharmawangsa, dr Tun Kurniasih Bastaman, SpKJ(K), fenomena ini tidak begitu berdampak bagi kesehatan jiwa penggunanya.
“Tidak sesederhana itu, kembali lagi ke background masing-masing individu, apakah memiliki gangguan sebelumnya atau tidak,” ujarnya, kepada detikHealth, Selasa (18/09/2018).
dr Tun menjelaskan bahwa seseorang yang sebelumnya sudah memiliki gangguan kejiwaan, seperti depresi bisa memicu terjadinya kesedihan yang mendalam saat mengingat momen masa lalu.
“Kalau sudah ada gangguan berat, misal depresi yang berat, ciri-cirinya ingin bunuh diri, maka path itu bisa jadi pemicu. pemicu ya bukan jadi penyebab,” tambahnya.
Ia juga menegaskan, bahwa jika individu tersebut mengalami rasa sedih yang mendalam, carilah alternatif. Caranya adalah dengan melakukan hubungan sosial, seperti menjalin hubungan dengan keluarga, kerabat, maupun teman kerja.
“Kalau medsos itu jadi satu-satunya bagi kita untuk melakukan aktivitas sosial, tentu lebih besar pengaruhnya jika dibandingkan dengan mereka yang punya banyak pilihan,” tutupnya.

(fds/fds)
Sumber: Detik
Akb – rifanfinancindo
741bfe15-9ef9-4fc8-889e-a8624134f929_169
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta – Jack Ma dikenal sangat ekspresif, gemar tampil di publik, dan kerap mengumbar kata-kata inspiratif. Ia bahkan tak segan menyanyi ataupun beraksi dengan memeragakan gerakan kung fu. Sepertinya, hal tersebut kontras dengan calon penggantinya di Alibaba nanti, Daniel Zhang.
Tak seperti Jack Ma, Zhang cukup jarang jadi sorotan. Pria dengan gaya bicara lembut ini sepertinya bahagia berada di bawah radar, sebagaimana detikINET kutip dari Reuters, Selasa (11/9/2018).
“Kami tidak tahu banyak tentang Zhang meskipun ia sudah beberapa lama menjadi CEO karena pada dasarnya dia pria yang low profile. Dia bahagia tidak menjadi sorotan,” kata Duncan Clark, penulis buku Alibaba: The House that Jack Built.
Meski kelihatan kalem, prestasi pria berusia 46 tahun ini terbilang luar biasa. Inovasinya banyak menguntungkan Alibaba, salah satunya event Singles’ Day di Alibaba yang digelar tiap 11 November. Ya, festival belanja online terbesar di dunia itu adalah hasil karyanya.
Bisa dibilang, Zhang memang belum punya nuansa kebintangan seperti Jack Ma ataupun pemilik raksasa teknologi lain di China seperti Ma Huateng dari Tencent atau Robin Li dari Baidu. Walau begitu, pria yang belum lama ini mengunjungi Indonesia yakin Zhang adalah sosok paling tepat untuk menggantikannya.
Zhang yang berasal dari Shanghai setiap minggu pulang ke kota itu untuk menghabiskan waktu bersama istrinya. Dia tidak membeli rumah di Hanghzou, kota yang menjadi lokasi markas besar Alibaba, karena mengaku belum punya waktu. Saat senggang, Zhang suka menonton sepakbola dan basket.
Seperti diberitakan sebelumnya, satu tahun dari sekarang, Daniel yang kini menjabat sebagai CEO Alibaba akan menerima tongkat estafet dari Jack Ma sebagai Chairman. Ia bakal pensiun dan akan menyibukkan diri dengan urusan filantropi bersama yayasannya, yaitu Jack Ma Foundation.(mon/mon)
Sumber: Detik
Akb – rifanfinancindo
2c9be323-3c82-42af-a17a-d4f9dee27239_169
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan tagar 2019PrabowoPre Siden oleh Kemenkum HAM dituding sebagai siasat nakal gara-gara ada spasi di antaranya. Keberadaannya pun menjadi kontroversi.
Hal ini berawal dari beredarnya surat keputusan Menkum HAM Nomor AHU-0010834.AH.01.07.TAHUN 2018. Di kop surat, tertulis ‘PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN’.
“Memberikan pengesahan badan hukum PERKUMPULAN TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN,” demikian bunyi surat bertanggal 3 September 2018 tersebut.
Menkum HAM Yasonna Laoly lalu angkat bicara soal surat keputusan itu. Yasonna menjelaskan notaris yang mendaftarkan perkumpulan tersebut menggunakan siasat dengan cara nakal. Caranya menggunakan spasi pada kata ‘Presiden’.
“Notaris yang mendaftarkan perkumpulan itu agak nakal. Dia menyiasati dengan mendaftarkan PERKUMPULANTAGAR2019PRABOWOPRESI DEN atau #2019PrabowoPresi den. Untuk menyiasati sistem, dibuat spasi antara kata ‘Presi’ dan ‘den’,” jelas Yasonna dalam keterangan tertulis, Senin (10/9/2018). Sementara itu, inisiator 2019PrabowoPresiden membantah menggunakan siasat nakal saat mendaftar ke Kemenkum HAM. Gerakan 2019PrabowoPresiden didaftarkan ke Kemenkum HAM untuk memiliki aspek legalitas. “Kami juga permohonan ke instansi, kami ikuti AHU (Administrasi Hukum Umum, red). Ya keluarnya begitu ya begitu. Nggak boleh dibilang penyiasatan nakal, faktanya kami ikut itu,” ujar Inisiator Gerakan Nasional Prabowo Presiden, Sufmi Dasco Ahmad, saat dihubungi, Senin (10/9). Dasco menyebut perkumpulan ‘2019PrabowoPre siden’ memiliki kepengurusan hingga tingkat daerah dan sudah memiliki anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) sehingga diperlukan untuk mendaftar ke Kemenkum HAM. Gerakan ini memang didaftarkan dengan tulisan ‘2019PrabowoPre Siden’.
Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon juga tak sependapat dengan Yasonna soal 2019GantiPre Siden yang disebut siasat nakal. Fadli meminta Kemenkum HAM tak menyoal status hukum 2019PrabowoPre Siden. “Ya itu mungkin problem internal mereka, nggak tahu bagaimana bisa begitu, mungkin kecolongan atau apa. Hak untuk berserikat dan berkumpul adalah hak dari setiap warga negara, Kemenkum HAM tak boleh menghalang-halangi,” sebut Fadli. “Mereka adalah hanya institusi yang melakukan pelayanan sesuai dengan aturan konstitusi dan UU. Jadi jangan mentang-mentang Laoly dari partai penguasa kemudian bisa seenaknya. Itu nggak bisa,” cecar Fadli.
Gara-gara kontroversi ini, Inisiator Gerakan Nasional Prabowo Presiden, Sufmi Dasco Ahmad, melakukan konfirmasi ke Yasonna Laoly. Dia menyimpulkan ada informasi tidak utuh yang disampaikan.
“Kalau saya menganggap ini tidak ada masalah karena badan hukumnya sudah keluar. Kita juga jalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Saya dapat klarifikasi bahwa beliau dapat masukan yang kurang dari bawahannya,” ucap Dasco.
(imk/haf)
Sumber: Detik
Akb – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta – Indonesia tercatat menjadi negara ASEAN dengan pelemahan mata uang terdalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat telah terdepresiasi hingga 12,9% sepanjang tahun ini dengan pergerakan Rp 13.281 hingga Rp 14.999 (year to date/ytd).
Per hari ini, Kamis (6/9/2018), berdasarkan data RTI, rupiah sudah terdepresiasi hingga 0,27%. Sedangkan mata uang negara ASEAN lainnya yang tertekan dolar AS adalah ringgit Malaysia sebesar 0,13%. Sementara itu mata uang negara Singapura dan Filipina berhasil menguat terhadap dolar AS. Masing-masing 0,15% dan 0,27%.
Meski terlemah di antara negara ASEAN lainnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini diyakini masih jauh lebih baik ketimbang saat krisis 1998. Saat krisis 1998, hampir seluruh indikator ekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang tidak baik. Contohnya, pertumbuhan ekonomi yang minus dan inflasi yang melambung tinggi.
Namun, pelemahan rupiah tidak terlalu besar karena kondisi ekonomi makro cukup stabil. Bahkan BI sebelumnya telah melakukan aksi antisipasi dengan menaikkan suku bunga acuan selama beberapa kali.
Berikut adalah perbandingan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang empat negara di ASEAN dan negara Asia lainnya:
1. US$/Rupiah 0,27%
2. US$/Malaysian Ringgit 0,13%
3. US$/Singapore Dollar (0,23%)
4. US$/Thailand Bath (0,15%)
5. US$/Philiphine Peso (0,20%)
6. USD/Japanese Yen 0,16%
7. USD/Saudi Arabian Riyal 0,01%
8. USD/Hong Kong Dollar 0,00
9. USD/Chinese Yuan (0,12%)
10. USD/Indian Rupee (0,17%)
Catatan: Dalam kurung artinya dolar AS menguat
(eds/ara)
Sumber: Detik
Akb – rifanfinancindo
 
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Roy Suryo masih harus berurusan dengan barang-barang milik negara yang disebut Kemenpora belum dikembalikan. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya 3.226 unit barang.
Surat ketiga kembali dilayangkan Kemenpora ke Roy Suryo selaku mantan Menpora. Rujukannya hasil pemeriksaan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan barang-barang milik negara yang belum kembali.
“Wajib, wajib kembalikan,” ujar Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto saat dihubungi, Selasa (4/9/2018).

Namun surat Kemenpora bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 yang ditandatangani Gatot tertanggal 1 Mei 2018, belum direspons. Surat ini disebut Gatot dikirim ke Roy Suryo pada 3 Mei.
“Upaya berikutnya kami pasti akan berkoordinasi dengan pihak DJKN Kemenkeu,” ujarnya.
Sebelum surat ketiga, Menpora Imam Nahrawi pernah menyurati Roy Suryo pada akhir 2014 dan 2015. Roy saat itu merespons surat Menpora dengan melakukan pengembalian barang.

“Sudah ada yang dikembalikan tahun 2016 sebanyak (senilai) Rp 500 juta, sekarang barangnya ada di gudang kami. Tapi sisanya belum, makanya masih muncul di temuan BPK,” sebut Gatot.
Hingga Selasa (4/9) malam, Roy Suryo belum bisa diminta konfirmasi soal surat Kemenpora ini. Sambungan telepon dan pesan yang dikirim detikcom tidak direspons.
Soal surat Kemenpora agar Roy Suryo mengembalikan barang milik negara, Waketum Demokrat Syarief Hasan meminta Roy Suryo mengembalikan barang itu bila memang ada.
“Kembaliin aja kalau memang ada,” ujar Syarief.

Sedangkan wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan meminta Roy mengklarifikasi kebenaran adanya barang milik negara yang belum dikembalikan.
“Saya kira perlu diklarifikasi dulu soal benar tidaknya barang itu ada di tangan Roy Suryo. Pasalnya, jumlah item-nya 3.226. Itu jumlah yang cukup banyak,” ujar Saleh.
Saleh mempertanyakan di mana Roy menyimpan barang-barang milik negara itu. Pasalnya, jumlah yang dibawa Roy hingga ribuan.
“Apa saja barangnya? Kalau sebanyak itu, rasanya perlu gudang. Tapi kan apa betul ini? Silakan ditanya pada Pak Roy Suryo,” katanya.
(fdn/fdn)
Sumber: Detik
Akb – rifanfinancindo
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.