KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

4 Gangguan Mental Ini Dipicu Oleh Rasa Kesepian

Share this history on :


Rifan Financindo Berjangka Semarang - Merasa sendiri atau kesepian tak boleh dianggap hal sederhana karena merupakan tanda serius pada kesehatan jiwa Anda. Tapi mengidentifikasi dan mendiagnosis gangguan kesehatan mental memang bukan proses yang mudah.

Kedekatan antar manusia merupakan hal mendasar bagi kesehatan mental kita. Oleh karena itu, perasaan kesepian cenderung sering timbul bersamaan dengan diagnosa gangguan kesehatan mental.
Dikutip dari laman yourtango.com, berikut empat gangguan kesehatan mental yang mungkin muncul atau diperburuk oleh rasa kesepian.

1. Depresi
Kesepian adalah faktor depresi. Depresi timbul karena seseorang tak memiliki hubungan persahabatan yang dekat dalam hidupnya. Dia akan dikuasai rasa tidak nyaman saat kesepian.

2. Kecemasan Sosial
Jika kesepian seseorang tidak disebabkan karena isolasi fisik (seperti hidup di kota yang sangat jarang penduduknya), yang masuk akal penyebabnya adalah ketidaknyamanan pada saat mulai mengenal orang.
Gambaran orang yang mengidap gangguan ini seperti takut meninggalkan rumah. Anda mungkin merasa seolah-olah tidak disukai lingkungan atau tidak layak berhubungan baik dengan orang-orang sekitar Anda.

3. Kecanduan
Buku Johann Hari yang berjudul Chasing the Scream: The First and Last Days of the War on Drugs membuat orang tersadar kalau kecanduan obat kaitannya lebih dari zat kimia yang mengotori otak. Hari berpendapat bahwa bahwa ketika orang menjalani hidup penuh kedekatan dengan orang lain, mereka tidak menjadi pecandu.
Dalam sebuah artikel Huffington Post, Hari mereferensi karya Profesor Peter Cohen, yang mengatakan: "Jika kita tidak dapat terhubung satu sama lain, kita akan terhubung dengan apa pun yang kita temukan, deru dari roda rolet atau tusukan jarum suntik. Kita harus berhenti berbicara sama sekali tentang 'kecanduan', dan menyebutnya 'ikatan.' Pecandu heroin telah terikat dengan heroin karena dia tidak punya ikatan sepenuhnya pada apa pun. Jadi kebalikan dari kecanduan bukanlah ketenangan. Ini adalah hubungan manusia."

4. Hobi menimbun (hoarding)
Hoarding adalah kegiatan menimbun sampah atau barang-barang tidak berguna. Kebiasaan tersebut masuk ke dalam sejenis penyakit mental yang disebut Obsessive Compulsive Disorder (OCD).
Ketika kita tidak bisa mengisi hidup kita bersama teman-teman dekat dan keluarga, beberapa orang mungkin beralih ke objek tertentu untuk mengisi kekosongan. Kelainan ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, gender, status ekonomi dan sosial.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.