KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Bahan Makanan di Indonesia Masih Banyak yang Berformalin

Share this history on :



Rifan Financindo Berjangka Semarang - Bukan hanya makanan, minuman, atau obat ilegal yang ditemukan oleh BPOM dalam Operasi Opson V baru-baru ini. Sejumlah bahan makanan seperti bumbu penyedap rasa untuk masakan pun mengandung bahan yang berbahaya.
BPOM menemukan sejumlah produk bakso ikan yang diekspor ke beberapa negara, dan mengandung formalin. Hal ini pun menjadi isu menyedihkan yang berkembang di sejumlah negara atas ketidakamanan makanan produk Indonesia, yang tentunya membahayakan kesehatan di kemudian hari.

Selain pada bakso ditemukan juga pangan yang menggunakan bahan berbahaya (BB) di lima sarana di wilayah DKI Jakarta dan Jambi, dengan jenis pangan ikan dan usus ayam. Informasi ini diberitakan resmi oleh ICPO yang berpusat di Lyon, Perancis, 26 Maret silam."Ini sangat memprihatinkan, karena adanya bakso ikan yang mengandung formalin dan sudah tersebar ke seluruh negara berdampak buruk bagi Indonesia," ungkap Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Roy Sparringa, Selasa (12/4/2016).


Menurut Roy, temuan usus ayam mengandung formalin menjadi perhatian bear ICPO. Di mana pelanggaran penggunaan BB dalam pangan masih cukup banyak di pasaran.
Pelanggaran terhadap penggunaan BB dalam makanan terlampir dalam undang-undang tahun 2012 tentang pangan, pasal 136 dengan ancaman pidana penjara lima tahun atau dengan denda 10 miliar rupiah.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.