IHSG Bakal Variasi, Simak Delapan Saham Pilihan

Pekerja saat melihat  pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta,  Jumat (27/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 36,50 poin atau 0,8 persen ke 4.560,56. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Rifan Financindo Berjangka - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Hal itu tergantung dari pergerakan bursa saham global.

"Pergerakan IHSG tergantung bursa saham global. Ada potensi turun, tetapi juga besar menguat," ujar David saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (10/12/2015).

Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di kisaran 4.400-4.520 pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko menuturkan, aksi jual pelaku pasar akibat tekanan regional masih tertahan oleh bargain hunters yang mulai optimistis akan arah IHSG ke depan. IHSG akan mencoba menuju level 4.600.

"IHSG akan bergerak di kisaran 4.450-4.370-4.295 dan resistance 4.550-4.620-4.720," ujar Yuganur.
Sedangkan Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya mengatakan IHSG masih bergerak dalam tekanan akibat pergerakan bursa saham global yang belum kondusif. Ditambah harga minyak kembali tertekan.

Akan tetapi, William memprediksi IHSG masih menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini. "IHSG akan berada di kisaran support 4.445 dan resistance 4.560," kata William.

Rekomendasi Saham
Yuganur memilih sejumlah saham yang dapat dicermati pelaku pasar pada Kamis pekan ini. Saham-saham itu antara lain PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Sedangkan William memilih saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Rekomendasi Teknikal
Yuganur memilih saham PT Adhi Karya Tbk untuk dicermati pelaku pasar pada Kamis pekan ini.  Pasca koreksi minor mereda dalam keadaan sideways di saham PT Adhi Karya Tbk, Yuganur merekomendasikan akumulasi untuk mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya dalam jangka pendek dan menengah.

Ia merekomendasikan masuk saham PT Adhi Karya Tbk di level pertama Rp 2.135, level kedua Rp 2.115, dan cut loss point Rp 2.075. (Ahm/Igw)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Global Masih Volatil, Potensi Harga Emas Melesat Terbuka

PETUGAS VETERAINER DATANG UNTUK ANALISA KEMATIAN KAMBING YANG MENDADAK

Aneka Gethuk Jajan khas jawa Tengah