KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Bursa AS Tergelincir Aksi Ambil Untung

Share this history on :

Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (Kamis pagi) dipicu penurunan harga minyak mentah dunia dan aksi ambil untung investor menjelang pertemuan Federal Reserve (the Fed) pada pekan depan yang diperkirakan akan mengeluarkan kebijakan soal kenaikan suku bunga.

Melansir laman Reuters, Kamis (10/12/2015) indeks Dow Jones industrial average turun 107,8 poin atau 0,61 persen, ke posisi 17.460,2 poin. Kemudian indeks S&P 500 telah kehilangan 19,95 poin atau 0,97 persen, ke 2.043,64 dan Nasdaq Composite jatuh 86,56 poin atau 1,7 persen ke level 5.011,68.

Selama perdagangan, para investor berjuang membalikkan pasar, di mana mereka khawatir tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang dilatarbelakangi pelemahan harga minyak dan kenaikan suku bunga AS untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.
"Orang-orang mulai khawatir mereka (the Fed) akan menaikkan suku pada saat kemungkinan terburuk," kata Robert Phipps, Direktur Per Stirling Capital Management di Austin, Texas.
Dia mengatakan, harga minyak sempat membawa pasar naik. Namun kemudian para pedagang melakukan aksi jual untuk mengambil keuntungan.

Tercatat, harga minyak mentah kembali bergeser setelah sempat naik 4 persen pada hari sebelumnya karena pasar mengabaikan penarikan stok minyak mentah AS untuk fokus pada pasokan distilat, termasuk diesel yang mencapai dua kali dari harapan. 
 
Pada perdagangan ini, indeks energi naik 1,2 persen pada akhir perdagangan setelah sebelumnya terpangkas. Indeks telah kehilangan lebih dari 9 persen sejak awal bulan.
Investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China dan dampaknya terhadap permintaan global serta tanda-tanda melemahnya manufaktur AS.
"Saya pikir pasar mulai menjadi sedikit lebih peduli tentang kelemahan ekonomi global," kata Paul Nolte, Wakil Presiden Senior dan Manajer Portofolio Kingsview Asset Management di Chicago.
Tujuh dari 10 indeks saham terbesar S&P 500 turun, yang dipimpin saham teknologi yang jatuh 1,6 persen.
Adapun saham yang harus bertekuk lutut antara lain Yahoo (YHOO.O) turun 1,9 persen menjadi US$ 34,20 setelah dewan perusahaan memutuskan untuk tidak menjual Alibaba (BABA.N). Sementara saham Alibaba turun 0,9 persen ke posisi US$ 83,60.
Costco Wholesale (COST.O) turun 5,2 persen jadi US$ 160,07 setelah melaporkan penurunan penjualan toko untuk kuartal ketiga berturut-turut. Saham itu menjadi hambatan terbesar di kedua indeks yakni S&P dan Nasdaq.(Nrm/Ndw)


0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.