KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Teroris Serang Polda Riau Sambil Acungkan Senjata

Share this history on :
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Mobil Avanza berwarna putih tiba-tiba menabrak gerbang Polda Riau. Mobil tersebut diketahui berisi terduga teroris yang akan menyerang kantor polisi tersebut.
Laporan dari reporter tvOne, sesudah menabrakkan kendaraan ke gerbang, salah satu terduga teroris turun dari mobil dan mengacungkan senjata tajam berupa pedang ke petugas penjaga.
Pelaku yang mengacukan senjata tersebut dipastikan bukan yang menggunakan rompi diduga bom.
Dari situlah, polisi langsung sigap dan bertindak. Sempat ada baku tembak antara terduga teroris dengan polisi. Keterangan sementara yang didapat Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal M. Iqbal jika satu teroris tewas tertembak.
Namun dari foto maupun video yang beredar, terdapat tiga jasad terduga teroris yang masih tergeletak di depan gerbang Polda Riau.
Saat ini pengamanan di sekitar lokasi kejadian diperketat. Polisi belum menggeledah mobil yang ditumpangi para terduga teror tersebut.
Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.