KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Waspadai Taktik Baru Hacker Bobol Data Pengguna Email

Share this history on :
Ilustrasi hacker (ist.)
Rifan Financindo Berjangka - Google kini tengah dirundung ancaman, pasalnya divisi riset Google baru-baru ini mengungkap bahwa Gmail kini sedang menjadi sasaran utama para hacker yang berlokasi di Timur Tengah.

Para hacker tersebut diduga menggunakan taktik baru yang dimana bisa mengelabui pengguna Gmail. Taktik tersebut berupa serangan lewat sebuah software yang berfungsi untuk mencegah spam.

Bahkan, pesan yang disampaikan agar para pengguna memakai software tersebut ditulis sedemikian rupa layaknya sebuah pesan asli dari administrator Gmail.

Isi pesan tersebut nantinya dapat mengarahkan pengguna ke sebuah situs layanan penyimpanan brebasis cloud Google Drive, dan akan meminta username dan password akun Gmail si pengguna.

"Ini merupakan salah satu `serangan` yang dirancang sedemikian rupa sehingga para pengguna nyaris tidak tahu bahwa ini adalah sebuah jebakan," kata Aditya Sood, salah satu researcher senior Elastica, perusahaan yang bergerak di bidang keamanan internet, sebagaimana dikutip laman International Business Times, Kamis (30/7/2015).

Sood menjelaskan, modus yang mengatasnamakan administrator memang kerap dilakukan para hacker ketika mengelabui pengguna internet. Namun, kali ini taktik yang digunakan adalah dengan melakukan rekonstruksi saluran untuk dapat menyusup ke database email si pengguna.

Google memang belum melakukan perincian berapa banyak pengguna Gmail yang telah menjadi target serangan hacker. Bahkan, mereka pun belu mengungkap siapa identitas hacker yang telah mencoba membobol salah satu penyedia layanan email terbesar tersebut.

Jika memang serangan cyber itu dapat terjadi, hal tersebut bisa menjadi sebuah kerugian yang begitu masif bagi pihak Google. Kini, terhitung total pengguna aktif Gmail telah mencapai 900 juta di seluruh dunia.

Jelas terbukti, Google memang menduduki posisi teratas di ranah persaingan layanan email. Jika dibandingkan dengan pesaingnya, Microsoft Outlook hanya memiliki 600 juta pengguna, sementara Yahoo Mail hanya digunakan 273 juta pengguna.

Selama ini, Google selalu melindungi data pengguna lewat enkripsi Secure Socket Layer (SSL). Enkripsi ini akan membuat coding username dan password secara otomatis ketika pengguna log in ke akun Gmail atau Google Drive.

Jika nantinya hal tersebut diimplementasikan ke metode pembobolan data, hacker akan menciptakan Google Drive palsu yang isinya dirancang serupa dengan aslinya. "Jika Google Drive meminta Anda memasukkan data pribadi, dapat dipastikan itu bisa jadi jebakan," ucap Sood.

(jek/dew)

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.