KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Sakit Gigi, Kondisi yang Sering Dikeluhkan Masyarakat Indonesia

Share this history on :
Gigi sensitif merupakan salah satu penyakit gigi. Menggosok gigi terlalu keras adalah salah satu penyebabnya. (http://www.mouthhealthy.org/)
Rifan Financindo Berjangka - Sakit gigi menduduki urutan keenam kondisi yang sering dikeluhkan masyarakat Indonesia. Wajar, karena ternyata masih banyak individu yang tidak menyikat gigi dengan benar.
Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013 menyebut, hanya 2,3 dari 73,6 persen individu yang menyikat gigi sesuai rekomendasi dokter, yakni tidak setelah makan pagi dan sebelum tidur.

"Padahal, plak yang menempel di gigi itu dibawa dari makan. Oleh karena itu, sikatlah gigi setelah makan," kata Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Prof Dr Drg Tri Erri Astoeti, MKes dalam acara `Tantangan 21 Hari Listerine Menuju Kemenangan` di The Ice Palace Hall, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Tri menjelaskan, plak adalah endapan lunak yang menutupi serta melekat pada permukaan gigi dan mengandung beragam bakteri. Untuk menyempurnakan perawatan gigi dan mulut, dia menyarankan agar menggunakan obat kumur dua kali sehari setelah menyikat gigi.

"Plak yang tidak dibersihkan bisa jadi sumber masalah gigi, seperti timbulnya infeksi pemicu penyakit sistemik," kata dia menambahkan.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.