Postingan

Jangan Khawatir, Perusahaan Tetap Untung Kok Meski Karyawan Kerja dari Rumah

Gambar
  PT. Rifan Financindo Berjangka  - Jakarta Mungkin tak pernah ada orang yang membayangi harus bekerja dari rumah, ataupun apakah bisa bekerja dari rumah. Namun kenyataannya, pandemi Covid-19 mengharuskan pekerjaan untuk dikerjakan di rumah dan tidak dipungkiri banyak orang yang senang akan hal tersebut. Ternyata, bekerja dari jarak jauh juga menawarkan keuntungan bagi perusahaan. Pertama yang paling jelas terlihat adalah mempersingkat waktu dan biaya perjalanan menuju ke kantor. Menurut sebuah studi, pekerjaan jarak jauh mampu memberikan keuntungan ini bagi perusahaan dan pekerja, yakni: ·      Mengurangi ketidakhadiran hingga 60 persen ·      Meningkatkan penghematan biaya perjalanan hingga 56 persen ·      Menumbuh produksi sebesar 56 persen ·      Mengurangi turnover karyawan sebesar 20 persen Mengutip dari Freemalaysiatoday , Rabu (...

Wall Street Anjlok, Sektor Teknologi Jadi Penekan Utama

Gambar
  PT. Rifan Financindo Berjangka  - Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pelemahan bursa saham di New York Amerika Serikat (AS) tersebut terjadi jelang tenggak waktu kesepakatan stimulus ekonomi sebagai penanganan covid-19. Mengutip CNBC, Selasa (20/10/2020), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 410,89 poin atau 1,4 persen menjadi 28.195,42. Sebelumnya pada perdagangan Senin, rata-rata 30 saham naik lebih dari 100 poin. Sedangkan indeks S&P 500 turun 1,6 persen menjadi 3.426,92 dan Nasdaq Composite mundur 1,7 persen menjadi 11.478,88. Baik Dow dan S&P 500 membukukan perdagangan terburuk sejak 23 September. Nasdaq membukukan kerugian satu hari terbesar sejak 2 Oktober. Perdagangan di Wall Street pada Senin ini juga mencatat penurunan lima hari berturut-turut pertama sejak Agustus 2019. Saham teknologi berkontribusi terhadap penurunan tersebut. Alphabet, Microsoft, Apple dan Amazon semuanya turun set...

Intip Prediksi Harga Emas Jelang Pemilu AS

Gambar
  PT. Rifan Financindo Berjangka - Harga emas yang berada di level USD 1.900 per ons dinilai dapat sedikit memberikan ketenangan. Setidaknya sebelum nantinya terkoyak pada saat pemilihan presiden AS pada 3 November 2020 mendatang. Pasalnya, AS sangat terpolarisasi selama pemilihan ini. Disisi lain, ada pertanyaan yang membayangi apakah Trump akan menerima dan mengakui hasilnya jika rivalnya, Biden menang. "Ketidakpastian seputar pemilu adalah masalah. Jika Anda tidak mempercayai sistem pemilu, itu adalah masalah," kata Grady. Dikhawatirkan, hal tersebut dapat memicu konflik atau kerusuhan sipil. "Ketidakpastian tetap menjadi semboyan di pasar. Fakta bahwa harga emas belum benar-benar bergerak dan masih dengan mantap memperdagangkan kisaran dalam dolar mencerminkan keengganan pelaku pasar untuk mengambil posisi agresif menjelang hasil pemilu (dalam pandangan kami, setidaknya, hasil pemilu akan bullish untuk emas, bagaimanapun),” kata kepala analisis pasar StoneX untuk EME...

Wall Street Anjlok Tertekan Lonjakan Covid-19 di Eropa

Gambar
  PT. Rifan Financindo Berjangka  - Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Pendorong pelemahan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini adalah harapan dari sitmulus Corona di AS yang terus turun. Sentimen lain yang menekan bursa aS adalah total penderita infeksi virus Corona di Eropa terus meningkat. Mengutip CNBC, Jumat (16/10/2020), bursa saham AS terus tertekan dalam tiga hari ini. Penurunan terdalam terjadi pada sektor teknologi. Namun penurunan tersebut mampu diimbangi penguatan di sektor keuangan dan energi. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 19,8 poin atau 0,07 persen ke level 28.494,20. S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 3.483,34. Sedangkan Nasdaq Composite mundur 0,5 persen menjadi 11.713,87. Saham Facebook memimpin penurunan saham teknologi dengan jatuh 1,9 persen di tengah meningkatnya kekhawatiran peraturan. Amazon merosot 0,8 persen. Alphabet dan Microsoft masing-masing turun 0,5 persen dan Apple turun 0...

Harga Emas Tergelincir Efek Pemulihan Ekonomi Dunia Lebih Cepat

Gambar
PT. Rifan Financindo Berjangka  - Harga emas turun sebanyak 1,9 persen pada hari Selasa, mencapai di bawah USD 1.900 per ounce. Ini karena dolar menguat seiring kebuntuan atas stimulus AS dan karena investor terikat pada rapor ekonomi dari Dana Moneter Internasional. Dikutip dari CNBC, Rabu (14/10/2020), harga emas di pasar Spot turun 1,7 persen menjadi USD 1,890.01 per ounce. Emas berjangka AS kehilangan 1,8 persen menjadi USD 1.893,70. "Stagnasi di Washington selama paket stimulus berikutnya terus menekan aset seperti emas yang mengandalkan pelemahan dolar untuk gelombang dukungan berikutnya," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures. “IMF dan lembaga lain seperti Federal Reserve AS juga telah mencatat bahwa pemulihan ekonomi telah terjadi sedikit lebih cepat dari yang mereka perkirakan semula, sehingga akan membuat kami percaya bahwa mungkin ada kebutuhan akan stimulus yang lebih rendah di seluruh dunia,” tegasnya. Dolar melonjak 0,4 per...

Sisa Anggaran Subsidi Gaji Bakal Disalurkan ke Guru Honorer dan Tenaga Pendidik

Gambar
  PT. Rifan Financindo Berjangka  - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan, bantuan subsidi gaji/upah dengan total pagu anggaran mencapai Rp37,7 triliun tidak berhasil menyasar seluruh pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 15,7 juta (per 30 Juni 2020). Sebab, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.272.731 pekerja/buruh. "Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag," kata Ida di Jakarta, Selasa (13/10) Sementara itu, pihaknya mencatat realisasi bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah telah disalurkan kepada 11.950.300 pekerja per 12 Oktober lalu. Atau setara 97,37 persen dari total penerima tahap I sampai tahap V. "Hingga tanggal 12 Oktober 2020, subsidi gaji/upah telah tersalurkan kepada 1...

Sri Mulyani Kembali Jadi Menteri Keuangan Terbaik di Asia Timur dan Pasifik

Gambar
  PT. Rifan Financindo Berjangka  - Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati meraih penghargaan sebagai Finance Minister of the Year for East Asia Pacific tahun 2020 oleh Majalah Global Markets. Ini merupakan penghargaan kedua yang diterima oleh Menkeu dari majalah yang sama, setelah terakhir di tahun 2018 memperoleh penghargaan serupa. Menurut Majalah Global Markets, Sri Mulyani layak mendapatkan penghargaan tersebut atas prestasinya dalam menangani pandemi Covid–19 di Indonesia. Majalah Global Markets menilai komitmen memberikan stimulus fiskal dalam bentuk perlindungan sosial, insentif perpajakan, penjaminan pinjaman dan subsidi bagi sektor usaha yang terdampak paling besar layak diapresiasi. Selain itu, keputusan untuk memperlebar defisit melebihi batas maksimum yang di tetapkan dalam undang – undang sebesar 3% dari PDB, yang merupakan langkah yang tidak mudah dilakukan, juga menjadi alasan lain Menkeu memperoleh penghargaan berg...