Bendahara Umum PDIP Diperiksa Kasus Korupsi E-KTP

Share this history on :
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya merampungkan berkas penyidikan tersangka Irvanto Hendra Pambudi terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.
Untuk hal itu, hari ini giliran Bendahara Umum (Bendum) PDIP, Olly Dondokambey yang diperiksa penyidik KPK.
Juru Bicaraa KPK, Febri Diansyah mengatakan, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) itu diperiksa selaku saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP tahun 2011-2012.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,"  untuk tersangka IHP (Irvanto Hendra Pambudi)," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 6 Juni 2018.
Tak hanya Olly yang kala proyek e-KTP menjabat Ketua Banggar DPR, namun Politikus Golkar Aziz Syamsuddin pun ikut diperiksa tim penyidik dalam kasus yang sama. Keduanya terlihat telah hadir di kantor KPK, di Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Diketahui, Aziz seharusnya diperiksa pada Selasa kemarin. Namun dia tidak datang sehingga dijadwalkan pada hari ini.
Selain Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta Ketua DPR Bambang Soesatyo juga mangkir pemeriksaan KPK. Tapi Febri belum mengetahui kapan mereka akan dipanggil ulang oleh KPK. (mus)
Sumber: Viva
Akb – rifanfinancindo

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.