KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Rentenir Bikin Fasilitas KUR buat TKI Tak Laku

Share this history on :


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Jakarta,  Pemerintah dan perbankan telah menyiapkan dana hingga Rp 1 triliun untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri pada tahun ini. Sayangnya, penyerapan fasilitas pinjaman tersebut sangat rendah karena masih banyak TKI yang terjebak utang dari lintah darat.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Nusron Wahid usai Rakor Financial Inclusion mengatakan, penyaluran KUR bagi TKI hingga saat ini belum mencapai 10 persen dari jumlah plafon Rp 1 triliun yang disediakan pemerintah.
"Dari sekitar 300 ribu TKI yang berangkat ke luar negeri atau melebihi jemaah haji, yang dapat fasilitas KUR lebih dari 40 ribu orang. Penyaluran dananya hampir Rp 150 miliar dari total Rp 1 triliun," katanya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/11/2016).
Nusron mengakui penyerapan dana KUR bagi TKI masih sangat rendah. Alasannya, TKI lebih memilih meminjam uang kepada rentenir dengan bunga selangit, tapi lebih cepat dalam pencairannya. Kondisi tersebut berbeda dengan penyaluran di perbankan.
"Masalahnya masih banyak mereka yang terjebak ikut rentenir. Pinjam uang ke lembaga keuangan yang mahal, tapi bisa cepat cuma sehari, sementara di bank butuh waktu sebulan," katanya.
Oleh sebab itu, mantan Anggota DPR RI tersebut mengusulkan agar menambah lembaga-lembaga penyalur KUR bagi TKI, selain perbankan. "Lembaga pembiayaan diperbanyak dan minimal bisa mencairkan pinjaman seminggu, jangan terlalu lama," ujar Nusron.
Pemerintah, katanya, terus meningkatkan akses keuangan bagi TKI di lembaga keuangan. Nusron mengimbau kepada para TKI untuk membuat dua rekening sebelum berangkat ke luar negeri. Rekening untuk TKI dan keluarga TKI.
"Kita pun berikan edukasi kepada TKI dan keluarga TKI supaya uang hasil kerjanya tidak habis begitu saja buat konsumsi. Intinya bagaimana mendekatkan orang bawah menerima akses keuangan supaya lebih sejahtera," Nusron menandaskan. (Fik/Gdn)

Sumber - liputan6.com
rhd - rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.