KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Tak Ada Gejala, Serangan Jantung Senyap Lebih Banyak Terjadi Pada Pria

Share this history on :


Rifan Financindo Berjangka Semarang - Diperkirakan hampir setengah kasus serangan jantung kemungkinan terjadi tak disertai oleh gejala yang jelas. Peneliti Amerika Serikat mengatakan hal ini disebut serangan jantung senyap dan dilihat dari prevalensinya tampak lebih banyak terjadi pada pria.

Biasanya ketika seseorang akan terkena serangan jantung akan ada gejala yang muncul seperti sakit di dada yang datang silih berganti, keringat dingin, dan sulit bernapas.Namun pada serangan jantung senyap gejala yang muncul bisa sekadar sakit otot, rahang, atau tempat lain yang tak spesifik.

Oleh karena itu pemimpin studi dr Zhu-Ming Zhang dari Wake Forest Baptist Medical Center mengatakan sangat sulit untuk mendiagnosis serangan jantung senyap. Hanya saja dalam laporan yang dipublikasi di jurnal Circulation, dokter jantung tampaknya lebih sering menemui kejadian pada pria.

Data dari 9.500 orang-orang paruh baya menunjukkan dalam rentang waktu 13 tahun bisa ada sekitar 317 orang yang terkena serangan jantung senyap dan 386 serangan jantung biasa. dr Zhang mengatakan jumlah bisa saja lebih karena memang kasusnya tak terdeteksi.

Meski lebih banyak terjadi pada pria, namun studi menemukan wanita lebih rentan terhadap risiko kematian akibat serangan. Risiko untuk kematian dini wanita dengan serangan jantung senyap mencapai sekitar 58 persen sementara untuk pria hanya 28 persen.

"Kita tahu bahwa kasus serangan jantung memang lebih rendah terjadi pada wanita muda bila dibandingkan dengan pria muda," kata dr Laxmi Mehta dari Ohio State University Wexner Medical Center mengomentari studi.

"Mengapa tingkat kematian pada wanita lalu bisa lebih tinggi kemungkinan karena minimnya pedoman medis dan tingkat rujukan yang lebih sedikit untuk rehabilitasi penyakit jantung pada wanita," lanjut dr Mehta seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (18/5/2016).

Mengapa kasus serangan jantung senyap bisa muncul belum ada yang tahu. Ahli menyarankan apabila memang badan terasa bermasalah (sakit), lebih baik periksakan ke dokter untuk berjaga-jaga.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.