KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Cek 7 Hal Ini Ketika Survei Rumah!

Share this history on :


Rifan Financindo Berjangka Semarang - Survei rumah menjadi salah satu tahapan penting yang perlu Anda lakukan sebelum membeli rumah. Baik rumah baru atau seken, atau rumah indent yang masih dalam tahap konstruksi, sangat penting untuk Anda mengetahui persis letak dan kondisi bangunannya.

Selain spesifikasi bangunan, Anda juga harus lebih kritis memperhatikan detil denah ruang yang biasanya tercantum dalam brosur. Perhatikan penempatan ruang dapur, dimensi luas ruang keluarga, sampai dengan peletakan kamar tidur, apakah sesuai dengan kebutuhan keluarga?

Namun tidak semua orang dapat melakukan inspeksi bangunan dengan jeli. Sebelum mengajak ahli atau orang yang sudah berpengalaman untuk turut serta dalam tahap survei bangunan rumah, coba simak beberapa poin berikut ini yang penting Anda ketahui, dikutip dari Rumah.com


Apakah terdapat noda, jamur atau kelembaban yang tinggi pada dinding?
Ketika membeli rumah seken, umumnya banyak kerusakan bangunan yang terjadi. Salah satunya adalah dinding lembab yang menjadi tanda-tanda kebocoran air. Meski bukan kerusakan besar tapi Anda akan membutuhkan perbaikan yang cukup serius.
Periksa kekokohan plafon
Pada rumah baru, mungkin Anda belum bisa mendeteksi kerusakan ini. Tapi untuk rumah siap huni atau rumah seken, kerusakan plafon sering terjadi pada bangunan yang kurang kokoh. Coba periksa bentuk fisik langit-langit, apakah sudah mulai mengkerut atau kendur?
Jika ditemukan, minta pemilik rumah untuk segera di perbaiki atau Anda bisa menawar harga sedikit lebih rendah dari sebelumnya.

 Periksa isi lemari pada area basah
Jika rumah sudah diisi oleh beberapa perabot, seperti kitchen set atau laci, buka semua pintunya untuk mendeteksi jika ada aroma lembab dan jamur. Bau lembab bisa menjadi indikasi kebocoran air atau kayu yang bisa lapuk.


Cek retak dinding
Perhatikan dengan seksama jika ada retakan di dinding bagian dalam dan luar. Retakan dinding yang memiliki lebar lebih dari 2mm dapat memicu retakan yang lebih besar. Untuk deteksi lebih jauh Anda bisa minta bantuan dari ahli konstruksi bangunan.

Apakah ditemukan jamur di kamar tidur atau kamar mandi?
Jamur biasanya nampak seperti awan kotor di bagian dinding dan langit-langit, bahkan mereka masih meninggalkan bekas setelah dibersihkan. Untuk menghilangkan secara total Anda mungkin akan membutuhkan bantuan profesional dengan biaya yang tidak sedikit.

 Cek plester dinding interior
Umumnya untuk rumah baru, Anda bisa mengecek kerapihan kerja konstruktornya dari plester dinding bagian dalam. Jika terdapat kesalahan pengerjaan, biasanya akan muncul retakan serabut pada beberapa sisi. Retakan ini bisa semakin membesar ketika dinding akan dicat.

Cek kelayakan atap
Mulai dari bentuk atap sampai dengan talang air, Anda mungkin perlu memeriksanya secara langsung. Karena kalau hanya dilihat dari bawah, kerusakan yang ada kerap kali luput dari perhatian.
Jika Anda masih ragu, Anda bisa meminta bantuan para ahli untuk mengeceknya secara langsung.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.