KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Ambisi Estonia Jadi Negara Virtual

Share this history on :



Rifan Financindo Berjangka Semarang -  Estonia bisa dibilang adalah salah satu negara yang paling maju dari segi digital. Dan kini mereka tengah menggenjot jumlah penduduk virtualnya.

Proyek ini disebut dengan nama e-residency, atau electronic residency, yang membolehkan orang-orang dari seluruh dunia untuk menjadi penduduk digital dari Estonia. Proyek ini melanjutkan berbagai layanan digital yang ada di Estonia, seperti pemilu online, rapat DPR tanpa kertas dan sebagainya.

"Pertanyaannya adalah bagaimana kami bisa meningkatkan jumlah kustomer yang berbasis di Estonia, karena jika kamu ingin menjadi negara yang lebih kaya kamu perlu kustomer yang lebih banyak, dan kami tak punya kustomer sebanyak itu," ujar Taavi Kotka, chief information officer Estonia.

Menurut Kotka, satu-satunya cara untuk meningkatkan populasi Estonia adalah dengan menambah jumlah penduduk digital. Itu karena tak ada orang yang mau berada secara fisik di Estonia, terkait dengan lokasi geografisnya yang jauh dari mana-mana.

Saat ini setiap 1,3 juta penduduk Estonia mempunyai kartu identas yang dilengkapi dengan penanda unik. Disebut unik karena dalam kartu tersebut mempunyai akses ke database yang menyimpan data-data penduduknya, seperti tanda tangan, Selasa (3/5/2016).

Dengan begitu, kartu ini bisa dipakai untuk menandatangani dokumen secara online, juga memverifikasi identitas mereka. Kartu tersebut membolehkan para penduduknya untuk mengakses lebih dari 1.000 layanan publik, seperti kesehatan dan membayar pajak secara online.

"Ini namanya CaaS. Ada juga SaaS (software as a service). Sementara yang kami terapkan adalah country as a service. Itulah ambisi kami. Dimulai setahun yang lalu dan kami sudah punya sekitar 10 ribu pengguna saat ini. Jika dilihat sebagai startup, itu sudah cukup signifikan," pungkas Kotka.

Pada dasarnya,orang yang mendaftar sebagai penduduk digital akan mendapat akses ke berbagai layanan publik yang dimiliki oleh Estonia. Namun yang diharapkan oleh Kotka, orang-orang itu kemudian akan mendirikan perusahaan di Estonia secara online, yang kemudian akan memberikan pemasukan pajak bagi Estonia.

"Kamu tetap bisa bekerja dari Bali atau di mana pun kamu berada selama mempunyai koneksi internet," ujarnya seraya menunjukkan sebuah perusahaan Estonia bernama Leapin.eu, yang menyediakan jasa untuk membuat perusahaan online.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.