KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Riset Saham MNC Securities: Awal Pekan IHSG Dibayangi Data Ekonomi yang Berat

Share this history on :


Rifan Financindo Berjangka Semarang - Mengawali perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak flat cenderung menguat. IHSG bergerak di rentang 4.853-4.953.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengungkapkan, setelah sepekan lalu IHSG menguat 91,17 poin atau 1,89 persen diiringi net buy asing Rp1,4 triliun, sehingga in IDR return YTD IHSG naik 321,73 poin atau 7 persen, sedangkan in USD return IHSG menguat 11,6 persen, disertai net buy asing YTD mencapai Rp6,34 triliun,
"Senin ini diperkirakan IHSG bergerak flat cenderung menguat terbatas merujuk naiknya DJIA 0,12 persen, Oil naik 1,27 persen dan Tin naik 1,75 persen di tengah kejatuhan EIDO turun 0,04 persen, Gold turun 1,62 persen, Nickel turun 0,11 persen dan CPO turun 1,65 persen," kata Edwin dalam risetnya, Jakarta, Senin (25/4/2016).
Edwin menjelaskan, market pada minggu ini akan disungguhi data ekonomi yang cukup berat. Hal ini tentu akan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Edwin memaparkan, di tengah kejatuhan saham Micosoft yang turun 7,17 persen (kejatuhan terburuk sejak 27 Jan 2015), Google turun 5 persen, Facebook turun 2,5 persen dan Amazon turun 1,66 persen, akhirnya indeks Dow Jones (DJIA) berhasil ditutup naik tipis 21,23 poin atau 0,12 persen seiring kembali naiknya saham berbasis energi setelah harga minyak naik kembali.
"Dengan kenaikan Jumat selama seminggu DJIA naik sebesar 0,59 persen. Minggu ini market disungguhi data ekonomi yang cukup berat," jelasnya.
Edwin menambahkan, data ekonomi yang cukup berat seperti, FOMC Meeting, real GDP kuartal I, Durable goods, S&P/Case-Shiller, Personal income dan Chicago PMI serta release LK kuartal I-2016 sekitar 70 emiten seperti, Halliburton, Apple, P&G, Facebook, Boeing, Amazon.com, Viacom, ConocoPhillips, ExxonMobil, Chevron.
Selain itu, MNC Securities juga mencermati perkembangan emiten terbaru PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sepanjang kuartal I-2016 membukukan penurunan produksi nikel sebesar 3 persen menjadi 16,894 MT artinya baru tercapai 21,12 persen dari target total produksi 2016 sebesar 80,000 MT atau turun 1,45 persen dari realisasi produksi 2015 sebesar 81,177 MT.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.