KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Data Ekonomi China Bikin Wall Street Tertekan

Share this history on :
(Foto: Forbes)
Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan saham Selasa (Rabu pagi WIB) seiring harga minyak melemah mendorong sektor saham energi tertekan.

Ditambah sentimen negatif dari rilis data perdagangan China sehingga memberikan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi.

Harga minyak mendekati level terendah dalam tujuh tahun setelah harga minyak acuan AS berada di bawah level US$ 37 per barel dan Brent di bawah US$ 40 untuk pertama kali sejak awal 2009.

Tekanan harga minyak itu juga dipicu usai rilis data impor China turun sekitar 8,7 persen pada November. "Data ekonomi China tidak menolong. Harga minyak melemah semakin membebani sektor saham energi diikuti sehingga berdampak ke industri. Saat ini belum katalis positif," ujar Paul Hickey, Pendiri Bespoke Invesment Group LLc, seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (9/12/2015).

Harga minyak merosot menyeret indeks sektor saham energi S&P 500 melemah 0,95 persen. Sektor saham ini telah susut lebih dari 9,8 persen sejak 1 Desember. Saham Exxon melemah dua persen. "Harga minyak berada di level terendah, dan produksi minyak AS diperkirakan jatuh, prediksinya ini kesempatan baik untuk membeli," ujar Gary Bradshaw, Portofolio Manager Hodges Capital Management.

Menjelang akhir perdagangan, indeks saham Dow Jones melemah 153,06 poin atau 0,86 persen ke level 17.577,45. Indeks saham S&P 500 susut 12,85 poin atau 0,62 persen ke level 2.064,22. Indeks saham Nasdaq tergelincir 2,08 poin atau 0,04 persen ke level 5.099,73.

Sembilan dari sepuluh sektor saham berada di level terendah. Sektor saham kimia membebani seluruh sektor saham dengan melemah 1,8 persen. Sektor saham kesehatan S&P 500 naik 0,4 persen.

Selain itu, rencana kenaikan suku bunga bank sentral AS juga masih membayangi bursa saham. Sebagian besar analis yakin bank sentral AS akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 15-16 Desember 2015. (Ahm/Igw)


0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.