KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Kebijakan China Bakal Bikin IHSG Tersungkur

Share this history on :
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada di kisaran 4.835-4.893 pada Selasa pekan ini.
Rifan Financido Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan saham Rabu pekan ini dengan sentimen regional menjadi penekan indeks saham.

Analis PT Waterfront Securities, Oktavianus Marbun mengatakan hal tersebut imbas dari keputusan pemerintah China yang mendepresiasi nilai tukar mata uangnya. Langkah tersebut diharapkan dapat menggenjot ekspor. "Panic selling menyelamatkan dana dulu mungkin. Habis keluar berita China devaluasi mata uangnya. Ekspor China turun terus," kata dia kepada Liputan6.com, Rabu (12/8/2015).

Di sisi lain, rencana bank sentral Amerika Serikat/The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan juga semakin dekat. Terlebih, perekonomian Amerika Serikat (AS) juga sedang membaik.

"Ini The Fed belum menaikkan suku bunga, sudah kelabakan semua. Bagaimana kalau sudah dinaikkan. Diprediksi September," tutur Oktavianus.

Dia mengatakan, IHSG diperkirakan bergerak pada level support 4.602-4.568. Sedangkan resistance pada level 4.647-4.670 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Senada, PT Sinarmas Sekuritas dalam risetnya menyebutkan IHSG akan bergerak melemah. Data industrial production China diperkirakan turun  ke level 5,74 persen YoY dibanding sebelumnya 6,8 persen YoY. Data penjualan ritel China juga diperkirakan turun dari sebelumnya 10,6 persen menjadi 10,43 persen YoY.
"Dari Eropa akan merilis data industrial production yang diperkirakan ke level minus 0,07 persen dari sebelumnya minus 0,4 persen MoM," tulis riset tersebut.

Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bergerak pada level support 4.570 dan resistance 4.671.

Untuk pilihan saham, PT Sinarmas Sekuritas merekomendasikan PT Ace Hardware Tbk (ACES), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Sugih Energy Tbk (SUGI), PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Co Tbk (ULTJ).

Pada penutupan perdagangan saham kemarin, IHSG melemah tajam 126,35 poin (2,66 persen) ke level 4.622,59. Indeks saham LQ45 turun 3,32 persen ke level 781,11. Seluruh indeks saham acuan tertekan pada perdagangan hari ini. Level tersebut merupakan level terendah dalam 18 bulan terakhir. Tercatat, IHSG sempat berada di level 4.620 pada 28 Februari 2014 lalu. (Amd/Ahm)

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.