KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

Wall Street Menghijau Ditopang Penguatan Saham Energi

Share this history on :
(Foto: Forbes)
Rifan Financindo Berjangka - Wall Street melonjak untuk sesi keempat pada hari Selasa (Rabu pagi WIB) didukung penguatan sektor energi karena harga minyak rebound dari penurunan awal. Kenaikan secara beruntun ini merupakan terpanjang sejak Januari 2015.

Dilansir dari Reuters, Rabu (15/7/2015),  sektor energi S&P 500 menguat 0,8 persen topang kenaikan Exxon Mobil Corp menjadi US$ 83,11 per saham. Harga minyak Brent ditutup naik 1,1 persen menjadi US$ 58,51 dan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik US$ 84 sen menjadi US$ 53,04 per barel.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 75,9 poin atau 0,42 persen ke 18.053,58, indeks S&P 500 naik 9,35 poin atau 0,45 persen menjadi 2.108,95 dan indeks Nasdaq Composite menguat 33,38 poin atau 0,66 persen ke 5.104,89.

Harga minyak pada awalnya lebih rendah di tengah kekhawatiran kesepakatan antara Iran dan enam kekuatan global yang bisa memicu semakin melimpahnya pasokan minyak. Namun, harga minyak rebound merepons keputusan sanksi terhadap ekspor minyak Iran belum akan dicabut.
Investor kini telah mengalihkan fokus pada kinerja keuangan perusahaan secara kuartalan, mengalihkan perhatian dari krisis utang di Yunani dan aksi jual besar-besaran di pasar saham China.

Perusahaan-perusahaan AS diperkirakan akan melaporkan penurunan penjualan terburuk selama hampir enam tahun saat mereka merilis hasil kuartal II 2015, sementara pendapatan diperkirakan telah jatuh 2,8 persen, menurut perkiraan Thomson Reuters.

JPMorgan (JPM.N) dan Wells Fargo (WFC.N) membantu mengangkat saham sektor keuangan S&P sebesar 0,4 persen setelah membukukan hasil kuartalan. Saham JPMorgan naik 1,4 persen menjadi US$ 69,04 dan Wells Fargo naik 0,9 persen menjadi US$ 57,25.

Saham Twitter (TWTR.N) melonjak sebanyak 8,5 persen setelah laporan palsu  yang menyebutkan perusahaan media sosial itu menerima tawaran untuk diakuisisi sebesar US$ 31 miliar. Bloomberg dan Twitter mengatakan laporan itu palsu dan saham mengakhiri sesi naik 0,9 persen menjadi US$ 36,72. (Ndw/Gdn)

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.